KUCURPROFILE DESA KUCUR

Secara geografis Desa Kucur  terletak pada posisi 7°57'.44.59”' Lintang Selatan dan 112°33'.06.77” Bujur Timur. Topografi ketinggian desa ini adalah berupa daratan tinggi yaitu sekitar 2494 m di atas permukaan air laut. Berdasarkan data BPS kabupaten Malang tahun 2004, selama tahun 2004 curah hujan di Desa Kucur rata-rata mencapai 2.100 mm. Curah hujan terbanyak terjadi pada bulan Akhir  Nopember sampai awal Desember hingga mencapai 400,04 mm yang merupakan curah hujan tertinggi selama kurun waktu 2008-2010.

Secara administratif, Desa Kucur  terletak di wilayah Kecamatan Dau Kabupaten Malang dengan posisi dibatasi oleh wilayah desa-desa tetangga.

* Utara berbatasan dengan Petung Sewu dan Karang Widoro.   * Barat berbatasan dengan Hutan * Selatan berbatasan dengan Desa  Dalisodo Kecamatan Wagir  * Timur berbatasan dengan desa Kalisongo.

Jarak tempuh Desa Kucur ke ibu kota kecamatan adalah 10 km, yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar 30 menit. Sedangkan jarak tempuh ke ibu kota kabupaten adalah 12  km, yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar 30 menit.  

Kondisi dan Ciri Geologis Wilayah

Desa Kucur  yang secara struktural merupakan bagian integral yang tak terpisahkan dari sistem perwilayahan Kecamatan Dau, secara geografis Desa Kucur  terletak pada wilayah barat jalur alternatif transportasi barat, memiliki potensi yang cukup strategis dengan luas wilayah 717,000 Ha yang terbagi menjadi  Tujuh ( 7 )  Dusun, yakni: Dusun Sumberbendo, Dusun Krajan, Dusun  Klampok,  Dusun Turi, Dusun Klaseman, Dusun Godehan dan Dusun Ketohan. 

 Luas lahan yang ada terbagi ke dalam beberapa peruntukan, yang dapat dikelompokkan seperti  untuk fasilitas umum, pemukiman, pertanian, perkebunan, kegiatan ekonomi dan lain-lain.

Luas lahan yang diperuntukkan untuk pemukiman adalah 136,050 Ha. Luas lahan yang diperuntukkan untuk Pertanian adalah 464,000 Ha. Luas lahan untuk ladang tegalan dan perkebunan adalah 107,530 Ha. Sedangkan luas lahan untuk fasilitas umum adalah sebagai berikut: sekolah  2,520 Ha, Peribadatan 3,600 Ha, tempat  pemakaman  umum 3,300 Ha, .

Wilayah Desa  Kucur  secara umum  mempunyai ciri geologis berupa daratan tinggi dan lahan tanah  kering  yang  hanya  bisa mengandalkan  pertanian  pada  curah hujan. Karena kondisi tanah pertanian yang bergantung  pada  curah hujan, sehingga masyarakat  Desa  Kucur   banyak  yang  melakukan  Urbanisasi  atau bekerja  di perkotaan  pada  sektor – sektor  industri. Disamping  itu  juga  ada sebagian wilayah yang masih bergantung pada sektor pertanian, terutama diwilayah yang kondisi tanahnya subur. Hasil pertanian yang masih menjadi andalan masyarakat Desa Kucur adalah Jagung, Cabe merah, Kacang tanah, Tebu, cabe  kecil dan ubi kayu. Dan juga sekitar 27,000 Ha  lahan  pertanian di tanami  kayu seperti  sengon laut/akasiya dan jabon.Secara prosentase kesuburan tanah Desa Kucur  terpetakan sebagai berikut:  subur 250 Ha, sedang 150 Ha, tidak subur/ kritis 12.350 Ha. Dari kondisi wilayah  termasuk tanah kering, hal ini tidak memungkinkan  untuk  tanaman padi, sehingga masyarakat  Desa Kucur hampir 65% lebih tidak bergantung pada sektor pertanian dan memilih kerja di perkotaan dan industri-industri/pabrik. Dan juga untuk menambah pendapatan ( income), masyarakat memilih beternak seperti sapi dan kambing sebagai tambahan penghasilan.